Kekeliruan dalam Menyambut Awal Tahun Baru Hijriyah

December 17, 2009 dikmansn Leave a comment

Sebentar lagi kita akan memasuki tanggal 1 Muharram 1431 H. Seperti kita ketahui bahwa perhitungan awal tahun hijriyah dimulai dari hijrahnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Lalu bagaimanakah pandangan Islam mengenai awal tahun yang dimulai dengan bulan Muharram? Ketahuilah bulan Muharram adalah bulan yang teramat mulia, yang mungkin banyak di antara kita tidak mengetahuinya. Namun banyak di antara kaum muslimin yang salah kaprah dalam menyambut bulan Muharram atau awal tahun. Silakan simak pembahasan berikut.

Bulan Muharram Termasuk Bulan Haram

Dalam agama ini, bulan Muharram (dikenal oleh orang Jawa dengan bulan Suro), merupakan salah satu di antara empat bulan yang dinamakan bulan haram. Lihatlah firman Allah Ta’ala berikut.

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (suci). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At Taubah: 36)

Ibnu Rajab mengatakan, ”Allah Ta’ala menjelaskan bahwa sejak penciptaan langit dan bumi, penciptaan malam dan siang, keduanya akan berputar di orbitnya. Allah pun menciptakan matahari, bulan dan bintang lalu menjadikan matahari dan bulan berputar pada orbitnya. Dari situ muncullah cahaya matahari dan juga rembulan. Sejak itu, Allah menjadikan satu tahun menjadi dua belas bulan sesuai dengan munculnya hilal. Satu tahun dalam syariat Islam dihitung berdasarkan perputaran dan munculnya bulan, bukan dihitung berdasarkan perputaran matahari sebagaimana yang dilakukan oleh Ahli Kitab.”[1]

Lalu apa saja empat bulan suci tersebut? Dari Abu Bakroh, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban.”[2]

Jadi empat bulan suci yang dimaksud adalah (1) Dzulqo’dah; (2) Dzulhijjah; (3) Muharram; dan (4) Rajab. Oleh karena itu bulan Muharram termasuk bulan haram.

Di Balik Bulan Haram

Lalu kenapa bulan-bulan tersebut disebut bulan haram? Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah mengatakan, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna.

Pertama, pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.

Kedua, pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan tersebut. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.”[3]

Karena pada saat itu adalah waktu sangat baik untuk melakukan amalan ketaatan, sampai-sampai para salaf sangat suka untuk melakukan puasa pada bulan haram. Sufyan Ats Tsauri mengatakan, ”Pada bulan-bulan haram, aku sangat senang berpuasa di dalamnya.”

Ibnu ’Abbas mengatakan, ”Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak.”[4]

Bulan Muharram adalah Syahrullah (Bulan Allah)

Suri tauladan dan panutan kita, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

”Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.”[5]

Bulan Muharram betul-betul istimewa karena disebut syahrullah yaitu bulan Allah, dengan disandarkan pada lafazh jalalah Allah. Karena disandarkannya bulan ini pada lafazh jalalah Allah, inilah yang menunjukkan keagungan dan keistimewaannya.[6]

Perkataan yang sangat bagus dari As Zamakhsyari, kami nukil dari Faidhul Qodir (2/53), beliau rahimahullah mengatakan, ”Bulan Muharram ini disebut syahrullah (bulan Allah), disandarkan pada lafazh jalalah ’Allah’ untuk menunjukkan mulia dan agungnya bulan tersebut, sebagaimana pula kita menyebut ’Baitullah’ (rumah Allah) atau ’Alullah’ (keluarga Allah) ketika menyebut Quraisy. Penyandaran yang khusus di sini dan tidak kita temui pada bulan-bulan lainnya, ini menunjukkan adanya keutamaan pada bulan tersebut. Bulan Muharram inilah yang menggunakan nama Islami. Nama bulan ini sebelumnya adalah Shofar Al Awwal. Bulan lainnya masih menggunakan nama Jahiliyah, sedangkan bulan inilah yang memakai nama islami dan disebut Muharram. Bulan ini adalah seutama-utamanya bulan untuk berpuasa penuh setelah bulan Ramadhan. Adapun melakukan puasa tathowwu’ (puasa sunnah) pada sebagian bulan, maka itu masih lebih utama daripada melakukan puasa sunnah pada sebagian hari seperti pada hari Arofah dan 10 Dzulhijah. Inilah yang disebutkan oleh Ibnu Rojab. Bulan Muharram memiliki keistimewaan demikian karena bulan ini adalah bulan pertama dalam setahun dan pembuka tahun.”[7]

Al Hafizh Abul Fadhl Al ’Iroqiy mengatakan dalam Syarh Tirmidzi, ”Apa hikmah bulan Muharram disebut dengan syahrullah (bulan Allah), padahal semua bulan adalah milik Allah?”

Beliau rahimahullah menjawab, ”Disebut demikian karena di bulan Muharram ini diharamkan pembunuhan. Juga bulan Muharram adalah bulan pertama dalam setahun. Bulan ini disandarkan pada Allah (sehingga disebut syahrullah atau bulan Allah, pen) untuk menunjukkan istimewanya bulan ini. Dan Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sendiri tidak pernah menyandarkan bulan lain pada Allah Ta’ala kecuali bulan Allah (yaitu Muharram).[8]

Dengan melihat penjelasan Az Zamakhsyari dan Abul Fadhl Al ’Iroqiy di atas, jelaslah bahwa bulan Muharram adalah bulan yang sangat utama dan istimewa.

Menyambut Tahun Baru Hijriyah

Dalam menghadapi tahun baru hijriyah atau bulan Muharram, sebagian kaum muslimin salah dalam menyikapinya. Bila tahun baru Masehi disambut begitu megah dan meriah, maka mengapa kita selaku umat Islam tidak menyambut tahun baru Islam semeriah tahun baru masehi dengan perayaan atau pun amalan?

Satu hal yang mesti diingat bahwa sudah semestinya kita mencukupkan diri dengan ajaran Nabi dan para sahabatnya. Jika mereka tidak melakukan amalan tertentu dalam menyambut tahun baru Hijriyah, maka sudah seharusnya kita pun mengikuti mereka dalam hal ini. Bukankah para ulama Ahlus Sunnah seringkali menguatarakan sebuah kalimat,

لَوْ كَانَ خَيرْاً لَسَبَقُوْنَا إِلَيْهِ

“Seandainya amalan tersebut baik, tentu mereka (para sahabat) sudah mendahului kita melakukannya.”[9]

Inilah perkataan para ulama pada setiap amalan atau perbuatan yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat. Mereka menggolongkan perbuatan semacam ini sebagai bid’ah. Karena para sahabat tidaklah melihat suatu kebaikan kecuali mereka akan segera melakukannya.[10]

Sejauh yang kami tahu, tidak ada amalan tertentu yang dikhususkan untuk menyambut tahun baru hijriyah. Dan kadang amalan yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin dalam menyambut tahun baru Hijriyah adalah amalan yang tidak ada tuntunannya karena sama sekali tidak berdasarkan dalil atau jika ada dalil, dalilnya pun lemah.

Amalan Keliru dalam Menyambut Awal Tahun Hijriyah

Amalan Pertama: Do’a awal dan akhir tahun

Amalan seperti ini sebenarnya tidak ada tuntunannya sama sekali. Amalan ini tidak pernah dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat, tabi’in dan ulama-ulama besar lainnya. Amalan ini juga tidak kita temui pada kitab-kitab hadits atau musnad. Bahkan amalan do’a ini hanyalah karangan para ahli ibadah yang tidak mengerti hadits.

Yang lebih parah lagi, fadhilah atau keutamaan do’a ini sebenarnya tidak berasal dari wahyu sama sekali, bahkan yang membuat-buat hadits tersebut telah berdusta atas nama Allah dan Rasul-Nya.
Jadi mana mungkin amalan seperti ini diamalkan.[11]

Amalan kedua: Puasa awal dan akhir tahun

Sebagian orang ada yang mengkhsuskan puasa dalam di akhir bulan Dzulhijah dan awal tahun Hijriyah. Inilah puasa yang dikenal dengan puasa awal dan akhir tahun. Dalil yang digunakan adalah berikut ini.

مَنْ صَامَ آخِرَ يَوْمٍ مِنْ ذِي الحِجَّةِ ، وَأَوَّلِ يَوْمٍ مِنَ المُحَرَّمِ فَقَدْ خَتَمَ السَّنَةَ المَاضِيَةَ بِصَوْمٍ ، وَافْتَتَحَ السَّنَةُ المُسْتَقْبِلَةُ بِصَوْمٍ ، جَعَلَ اللهُ لَهُ كَفَارَةٌ خَمْسِيْنَ سَنَةً

“Barang siapa yang berpuasa sehari pada akhir dari bulan Dzuhijjah dan puasa sehari pada awal dari bulan Muharrom, maka ia sungguh-sungguh telah menutup tahun yang lalu dengan puasa dan membuka tahun yang akan datang dengan puasa. Dan Allah ta’ala menjadikan kaffarot/tertutup dosanya selama 50 tahun.”

Lalu bagaimana penilaian ulama pakar hadits mengenai riwayat di atas:

1. Adz Dzahabi dalam Tartib Al Mawdhu’at (181) mengatakan bahwa Al Juwaibari dan gurunya –Wahb bin Wahb- yang meriwayatkan hadits ini termasuk pemalsu hadits.
2. Asy Syaukani dalam Al Fawa-id Al Majmu’ah (96) mengatan bahwa ada dua perowi yang pendusta yang meriwayatkan hadits ini.
3. Ibnul Jauzi dalam Mawdhu’at (2/566) mengatakan bahwa Al Juwaibari dan Wahb yang meriwayatkan hadits ini adalah seorang pendusta dan pemalsu hadits.[12]

Kesimpulannya hadits yang menceritakan keutamaan puasa awal dan akhir tahun adalah hadits yang lemah yang tidak bisa dijadikan dalil dalam amalan. Sehingga tidak perlu mengkhususkan puasa pada awal dan akhir tahun karena haditsnya jelas-jelas lemah.

Amalan Ketiga: Memeriahkan Tahun Baru Hijriyah

Merayakan tahun baru hijriyah dengan pesta kembang api, mengkhususkan dzikir jama’i, mengkhususkan shalat tasbih, mengkhususkan pengajian tertentu dalam rangka memperingati tahun baru hijriyah, menyalakan lilin, atau membuat pesta makan, jelas adalah sesuatu yang tidak ada tuntunannya. Karena penyambutan tahun hijriyah semacam ini tidak pernah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman, ‘Ali, para sahabat lainnya, para tabi’in dan para ulama sesudahnya. Yang memeriahkan tahun baru hijriyah sebenarnya hanya ingin menandingi tahun baru masehi yang dirayakan oleh Nashrani. Padahal perbuatan semacam ini jelas-jelas telah menyerupai mereka (orang kafir). Secara gamblang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka”[13]

Penutup

Menyambut tahun baru hijriyah bukanlah dengan memperingatinya dan memeriahkannya. Namun yang harus kita ingat adalah dengan bertambahnya waktu, maka semakin dekat pula kematian.

Sungguh hidup di dunia hanyalah sesaat dan semakin bertambahnya waktu kematian pun semakin dekat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا لِى وَمَا لِلدُّنْيَا مَا أَنَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ كَرَاكِبٍ اسْتَظَلَّ تَحْتَ شَجَرَةٍ ثُمَّ رَاحَ وَتَرَكَهَا

“Aku tidaklah mencintai dunia dan tidak pula mengharap-harap darinya. Adapun aku tinggal di dunia tidak lain seperti pengendara yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu meninggalkannya.”[14]

Hasan Al Bashri mengatakan, “Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanya memiliki beberapa hari. Tatkala satu hari hilang, akan hilang pula sebagian darimu.”[15]

Semoga Allah memberi kekuatan di tengah keterasingan. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal, ST

Artikel http://rumaysho.com

Diselesaikan di wisma MTI (secretariat YPIA), 30 Dzulhijah 1430 H.

[1] Latho-if Al Ma’arif, Ibnu Rajab Al Hambali, hal. 217, Tahqiq: Yasin Muhammad As Sawas, Dar Ibnu Katsir, cetakan kelima, 1420 H.

[2] HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679

[3] Lihat Zaadul Masiir, Ibnul Jauziy, tafsir surat At Taubah ayat 36, 3/173, Mawqi’ At Tafasir.

[4] Kedua perkataan ini dinukil dari Latho-if Al Ma’arif, Ibnu Rajab Al Hambali.

[5] HR. Muslim no. 2812

[6] Lihat Tuhfatul Ahwadzi, Al Mubarakfuri, 3/368, Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah.

[7] Lihat Faidul Qodir, Al Munawi, 2/53, Mawqi’ Ya’sub.

[8] Syarh Suyuthi li Sunan An Nasa’i, Abul Fadhl As Suyuthi, 3/206, Al Maktab Al Mathbu’at Al Islami, cetakan kedua, tahun 1406 H.

[9] Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, tafsir surat Al Ahqof: 11, 7/278-279, Dar Thoyibah, cetakan kedua, tahun 1420 H.

[10] Idem

[11] Lihat Majalah Qiblati edisi 4/III.

[12] Hasil penelusuran di http://dorar.net

[13] HR. Ahmad dan Abu Daud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ (1/269) mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269

[14] HR. Tirmidzi no. 2551. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi

[15] Hilyatul Awliya’, 2/148, Darul Kutub Al ‘Arobi.

Categories: Dakwah Tags: ,

Kejadian konyol dengan Fedora 12…

December 16, 2009 dikmansn Leave a comment

Kejadian ini berawal setelah upgrade Fedora 11 ke 12, yah biasalah harus upgrade kalo ada yang baru2 biar ga kuper… kebetulan saya suka distro Fedora ini setelah baca bukunya kitab sucinya Oom S’to yang judulnya “ZERO TO HERO FEDORA 8″

Setelah proses upgrade berhasil kejadian selanjutnya adalah koneksikan ke internet. GNU/Linux tanpa Internet seperti Garam tanpa Sayur!!! kebalik ya? memang…. biar lucu :D Koneksi internet dibutuhkan untuk update & upgrade sysrem. Setelah konfigurasi modem CDMA dan teman2nya berhasil kejadian konyol bermula dari setelah pakai Firefox sebagai web browser, mulai deh ketik google.com (kok ngetes ke GOOGLE ya?) dan…. Web browsernya tidak mau koneksi ke situs yang sudah diketikkan… mulai curiga… mungkin tekan ENTER-nya kurang keras… Ok dicoba dengan menekan tombol ENTER di Komputer dengan KERAS… dan…. SAMA SAJA… ini bisa terlihat di gambar dibawah ini :P :

*

Wah ada apa ini? sempat banding2in sama Ubuntu 9.10 dan CentOS 5.4 yang lancar jaya 4 sehat 5 sempurna web browsernya langsung konek… masa’ kalah sama CentOS 5.4??? akhirnya semua firewall dan security dimatiin semua (SELINUX, IPTABLES) dan hasil tetap sama…. O.. o.. o..
Saya menyerah dan saya campakkan selama 3 hari si Fedora 12…

Bermula dari rasa penasaran, akhirnya saya coba lagi tadi pagi2 buta.. dan saya baca di web rowser pesan kenapa kok ga bisa konek? Ternyata… harus uncheck “Work Offline” in the File menu, then try again. Ya Allah… inilah kebiasaan sepele kalo ga pernah baca manual maupun readme! (kebiasaan jadi sysadmin sih… ngeceknya selalu di /var/log/… <—- ngeles MODE : ON)

SUNGGUH TER… LA… LU…

*) Gambar diambil setelah restart Fedora 12, dan ternyata setiap mulai koneksi melalui web browser harus uncheck work offline secara manual lagi….

Categories: Linux Tags: ,

Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Administrasi Asterisk

December 10, 2009 dikmansn Leave a comment

Administrasi server Asterisk dilakukan dengan memasuki mode console dari komputer server bersistem operasi Linux, yaitu Asterisk CLI (Command Line Interfaces). Di Asterisk CLI dapat memonitor seluruh aktifitas jaringan VoIP.

  • Menjalankan Asterisk CLI.

# asterisk

# asterisk –rvvvvvvT

[Jun 5 12:24:39] Asterisk 1.4.19.1, Copyright (C) 1999 – 2008 Digium, Inc. and others.

[Jun 5 12:24:39] Created by Mark Spencer <markster@digium.com>

[Jun 5 12:24:39] Asterisk comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY; type ‘core show warranty’ for details.

[Jun 5 12:24:39] This is free software, with components licensed under the GNU General Public

[Jun 5 12:24:39] License version 2 and other licenses; you are welcome to redistribute it under

[Jun 5 12:24:39] certain conditions. Type ‘core show license’ for details.

[Jun 5 12:24:39] ==================================================================

[Jun 5 12:24:39] == Parsing ‘/etc/asterisk/asterisk.conf’: [Jun 5 12:24:39] Found

[Jun 5 12:24:39] == Parsing ‘/etc/asterisk/extconfig.conf’: [Jun 5 12:24:39] Found

[Jun 5 12:24:39] Connected to Asterisk 1.4.19.1 currently running on dikmansn-laptop (pid = 6270)

Verbosity was 0 and is now 6

dikmansn-laptop*CLI>

  • Monitor client yang terhubung ke server Asterisk

– Registered SIP ‘2003′ at 192.168.17.20 port 5060 expires 60

– Saved useragent “Voip Phone 1.0″ for peer 2003

– Registered SIP ‘2002′ at 192.168.17.18 port 5060 expires 1800

– Saved useragent “X-Lite release 1105d” for peer 2002

  • Monitor client yang tidak terhubung ke Asterisk

– Unregistered SIP ‘2002′

– Unregistered SIP ‘2004′

  • Monitor client yang terdaftar di server Asterisk CLI.

dikmansn-laptop*CLI> sip show users

Username Secret Accountcode Def.Context ACL NAT

2004 2004 default No RFC3581

2003 2003 default No RFC3581

2002 2002 default No RFC3581

2001 2001 default No RFC3581

  • Monitor client yang terhubung dan tidak di server Asterisk CLI.

dikmansn-laptop*CLI> sip show peers

Name/username Host Dyn Nat ACL Port Status

2005/2005 (Unspecified) D 0 Unmonitored

2004/2004 192.168.17.19 D 5060 Unmonitored

2003/2003 192.168.17.20 D 5060 Unmonitored

2002/2002 192.168.17.18 D 5060 Unmonitored

2001/2001 (Unspecified) D 0 Unmonitored

5 sip peers [Monitored: 0 online, 0 offline Unmonitored: 3 online, 2 offline]

  • Monitor panggilan tak terjawab

– Executing [2002@default:1] Dial(“SIP/2003-081e3d30″, “SIP/2002|30|Ttm”) in new stack

– Called 2002I>

– Started music on hold, class ‘default’, on channel ‘SIP/2003-081e3d30′

– SIP/2002-081e92a8 is ringing

– Nobody picked up in 30000 ms

– Stopped music on hold on SIP/2003-081e3d30

– Executing [2002@default:2] VoiceMail(“SIP/2003-081e3d30″, “2002@default”) in new stack

– <SIP/2003-081e3d30> Playing ‘vm-intro’ (language ‘en’)

– <SIP/2003-081e3d30> Playing ‘beep’ (language ‘en’)

– Recording the message

– x=0, open writing:

/var/spool/asterisk/voicemail/default/2002/tmp/5h911r

format: wav49, 0×81eff10

– x=1, open writing:

/var/spool/asterisk/voicemail/default/2002/tmp/5h911r

format: gsm, 0×81f0228

– x=2, open writing:

/var/spool/asterisk/voicemail/default/2002/tmp/5h911r

format: wav, 0×81e9460

– User hung up>

== Spawn extension (default, 2002, 2) exited non-zero on

‘SIP/2003-081e3d30′

Keterangan dari script monitor panggilan tak terjawab:

Pada tampilan script panggilan tak terjawab Asterisk CLI, didapat bahwa user dengan extension 2003 akan menghubungi user dengan extension 2002. Selama menunggu user 2003 menjawab panggilan akan mendengarkan nada tunggu berupa musik. User 2002 ringing, tetapi selama 30 detik tidak menjawab panggilan user 2003, maka pada user 2003 akan masuk kedalam voicemail user 2002 dengan terlebih dahulu matinya musik dan panduan untuk meninggalkan pesan setelah terdengar bunyi “beep”. User 2003 dapat meninggalkan pesan yang akan tersimpan pada mailbox 2002 ataupun tidak meninggalkan pesan dengan menutup atau memutus hubungan.

  • Monitor panggilan terjawab

– Executing [2002@default:1] Dial(“SIP/2003-081e3d30″, “SIP/2002|30|Ttm”) in new stack

– Called 2002I>

– Started music on hold, class ‘default’, on channel ‘SIP/2003-081e3d30′

– SIP/2002-081e9630 is ringing

– SIP/2002-081e9630 answered SIP/2003-081e3d30

– Stopped music on hold on SIP/2003-081e3d30

== Spawn extension (default, 2002, 1) exited non-zero on ‘SIP/2003-081e3d30′

Keterangan dari script monitor panggilan terjawab:

Pada tampilan script panggilan Asterisk CLI, didapat bahwa user dengan extension 2003 akan menghubungi user dengan extension 2002. Selama menunggu user 2003 menjawab panggilan akan mendengarkan nada tunggu berupa musik. User 2002 ringing dan menjawab panggilan user 2003, maka pada user 2003 mematikan nada sambung, dan langsung dapat berkomunikasi dengan user 2002. Untuk memutus hubungan , dapat dilakukan oleh salah satu user.

Selesai sudah…. Selamat menikmati mencoba, semoga bermanfaat….

Categories: Linux Tags: , ,

Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Konfigurasi IP Phone

December 10, 2009 dikmansn Leave a comment

Pada Konfigurasi IP Phone, disini saya menggunakan produk Netphonic NP-18. Langkah – langkah implementasi VoIP Client dengan IP Phone NP-18 adalah sebagai berikut:

  • Hubungkan port WAN NP-18 dengan switch, dan hubungkan port LAN dengan komputer.
  • Konfigurasi alamat IP network komputer dengan kelas yang sama dengan default alamat IP NP-18 (192.168.10.1), semisal konfigurasi alamat IP komputer adalah 192.168.10.2

# ifconfig eth0 192.168.10.2

  • Buka web browser Firefox dan ketik http://192.168.10.1, maka akan tampil web browser konfigurasi IP Phone NP-18. Masukkan username = admin, password = admin. Kemudian lakukan konfigurasi menggunakan network lokal pada bagian Network → WAN Config, konfigurasi IP WAN NP-18 dengan kelas yang sama dengan IP server Asterisk, yaitu 192.168.17.20
  • Langkah selanjutnya adalah konfigurasi SIP untuk NP-18 dengan memilih menu bagian VOIP → SIP Config. Kemudian masukkan parameter Data Account dari server VoIP

- Register Server Addr : 192.168.17.17
- Register Server Port : 5060
- Register Username : 2003
- Register Password : 2003
- Phone number : 2003

  • Gunakan codec G.729
  • Langkah terakhir adalah simpan semua konfigurasi, kemudian pilih menu reboot.

Berlanjut ke ADMINISTRASI ASTERISK

Categories: Linux Tags: , ,

Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Konfigurasi Softphone

December 10, 2009 dikmansn Leave a comment

Instalasi dan konfigurasi softphone X-Lite 3.0 for LINUX pada komputer client adalah sebagai berikut:

  • Untuk menginstal softphone X-Lite dibutuhkan libstdc++5

# apt-get install libstdc++5

Kemudian download source software X-Lite di alamat http://voiprakyat.or.id/download. Pilih softphone X-Lite 3.0 yang untuk Linux.

  • Ekstrak dan jalankan executable file X-Lite

~$ tar zxvf X-Lite_Install.tar.gz

~$ cd xten-xlite

~$ chmod +x xtensoftphone

~$ ./xtensoftphone

Maka softphone X-Lite akan tampak pada layar komputer, untuk mengaktifkan X-Lite tinggal click dua kali mouse pada icon xtensoftphone. Pada softphone X-Lite digunakan codec G.711 dengan bit rate 64 kbps.

-Konfigurasi X-Lite-

Pada X-Lite tekan: Menu → System Settings → SIP Proxy, kemudain masukkan parameter yang telah dibuat pada sip.conf komputer server VoIP.

  • Enable : Yes
  • Display Name : nomor telepon SIP (Caller ID)
  • Username : nomor telepon SIP
  • Authorization User : nomor telepon SIP
  • Password : Password SIP Account
  • Domain/Realm : IP Server VoIP
  • SIP Proxy : IP Server VoIP
  • Out Bound Proxy : IP Server VoIP

Contoh:

  • Enable : Yes
  • Display Name : 2002
  • Username : 2002
  • Authorization User : 2002
  • Password : 2002
  • Domain/Realm : 192.168.17.17
  • SIP Proxy : 192.168.17.17:5060
  • Out Bound Proxy : 192.168.17.17

Berlanjut ke KONFIGURASI IP PHONE

Categories: Linux Tags: , , ,

Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Konfigurasi MusicOnHold

December 10, 2009 dikmansn Leave a comment

Konfigurasi Music on Hold adalah fasilitas dari Asterisk untuk mendengarkan musik, baik digunakan untuk nada ringback ataupun untuk broadcast musik. File musiconhold.conf terletak pada folder /etc/asterisk dengan menggunakan editor mc (midnight commander) di Linux, edit dan konfigurasi sebagai berikut:

# mcedit /etc/asterisk/musiconhold.conf

Tambahkan entry sebagai berikut

;

; Music on Hold – Configuration

;

; valid mode options:

; files — read files from a directory in any Asterisk

supported media format

; quitmp3 –- default

; mp3 — loud

; mp3nb — unbuffered

; quietmp3nb — quiet unbuffered

; custom — run a custom application

[default]

mode=custom

directory=/home/dikmansn/Music ; Folder tempat menyimpan musik

random=yes

Berlanjut ke KONFIGURASI SOFTPHONE

Categories: Linux Tags: , ,

Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Konfigurasi Voicemail

December 10, 2009 dikmansn Leave a comment

Voicemail adalah salah satu fitur Asterisk untuk meninggalkan pesan ketika tidak ada yang menerima telepon yang masuk. Konfigurasi voicemail di Asterisk terdapat di file voicemail.conf yang berada pada folder /etc/asterisk. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Edit voicemail.conf dengan menggunakan editor mc (midnight commander) di Linux:

# mcedit /etc/asterisk/voicemail.conf

  • Konfigurasikan sebagai berikut:

;

; Voicemail Configuration

;

[general]

format=wav49|gsm|wav

servermail=asterisk

attach=yes

maxmessage=180

minmessage=3

maxgreet=60

skipms=3000

maxsilence=10

silencethreshold=128

maxlogins=3

[default]

2001 => 1234,user2001,root@default

2002 => 1234,user2002,root@default

2003 => 1234,user2003,root@default

2004 => 1234,user2004,root@default

Pola dari mailbox voicemail adalah:

mailbox_number => password,name,e-mail

Keterangan:

  • mailbox number adalah nomor mailbox yang akan digunakan, dalam perencanaan ini digunakan nomor mailbox yang sama dengan phone number
  • password adalah kunci masuk ke mailbox
  • name adalah nama mailbox untuk user 2001
  • e-mail adalah alamat e-mail dari user

Cara menghubungi mailbox voicemail Asterisk adalah menekan extensions 8500 atau 904. Selanjutnya ada panduan untuk memasukkan nomor mailbox dan password berupa suara operator Asterisk. Berbagai menu tombol pada saat mengakses mailbox menggunakan voicemail adalah sebagai berikut:

0 Mailbox options

1 Rekam unavailable message

2 Rekam busy message

3 Rekam nama

4 Ubah password

* Kembali ke menu utama

1 Mendengarkan pesan-pesan lama

2 Ubah Folders

3 Advanced options

1 Send reply

2 Call back

3 Envelope

4 Outgoing call

5 Leave message

* Kembali ke menu utama

4 Pesan sebelumnya

5 Mengulangi pesan

6 Pesan selanjutnya

7 Menghapus pesan

8 Forward pesan ke mailbox yang lain

9 Save pesan di sebuah folder

* Help, saat menjalankan pesan

# Exit, saat menjalankan pesan

Berlanjut ke KONFIGURASI MUSIC ON HOLD

Categories: Linux Tags: , ,

Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4

December 10, 2009 dikmansn Leave a comment

Untuk Implementasi Jaringan VoIP diperlukan beberapa pembagian secara umum yaitu:

  • Komputer yang digunakan baik untuk server dan client menggunakan sistem operasi Linux Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon kernel 2.6.22-14-generic yang telah dilengkapi dengan DVD Repository Ubuntu 7.10. Penggunaan DVD Repository Ubuntu 7.10 adalah untuk mendapatkan paket-paket software open source yang dibutuhkan.
  • Membangun infrastruktur jaringan komputer LAN dengan memberikan IP address pada masing-masing komputer baik server maupun client dan IP-Phone agar saling terhubung.
  • Komputer VoIP server menggunakan softswitch open source IP PBX jenis SIP Proxy Asterisk versi 1.4
  • Instalasi dan Konfigurasi VoIP client menggunakan softphone X-Lite 3.0 for Linux dan IP Phone NP-18 produk dari Netphonic System.

INSTALASI ASTERISK

Langkah-langkah instalasi Asterisk adalah sebagai berikut:

  • Untuk menginstal server VoIP dengan Asterisk dibutuhkan beberapa paket-paket ekstra pendukung diantaranya: bison, gcc, g++, wget, kernel-package, libncurses5-dev, fakeroot, kernel-source, libtermcap-devel, ncurses-devel dan openssl. Dengan menggunakan DVD Repository Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon, instalasi paket-paket diatas hanya menggunakan perintah:

# apt-get install bison gcc g++ wget kernel-package libncurses5-dev fakeroot kernel-source libtermcap-dev ncurses-dev

  • Download software Asterisk dari source code di alamat http://www.asterisk.org/. Pada implementasi jaringan VoIP ini digunakan Asterisk versi 1.4 yang terdiri dari asterisk-1.4.19.1.tar.gz, asterisk-addons-1.4.19.1.tar.gz dan asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz. Sedangkan untuk software libpri-1.4.19 dan zaptel-1.4.19 digunakan untuk hardware tambahan dari produk Zaptel dan Libpri.
  • Salin hasil download ke folder /usr/local/src/

# cp asterisk-1.4.19.1.tar.gz /usr/local/src/

# cp asterisk-addons-1.4.6.tar.gz /usr/local/src/

# cp asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz /usr/local/src/

  • Buka dan ekstrak file source code pada direktori /usr/local/src

# tar -zxvf asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz

# tar -zxvf asterisk-addons-1.4.6.tar.gz

# tar -zxvf asterisk-1.4.19.1.tar.gz

  • Kompilasi dan instalasi Asterisk

# cd /usr/local/src/asterisk-1.4.19.1

# ./configure

# make

# make install

# make samples

  • Kompilasi dan instalasi asterisk-addons

# cd /usr/local/src/asterisk-addons-1.4.6

# ./configure

# make

# make install

# make samples

  • Instalasi asterisk-sounds

# cd /usr/local/src/asterisk-sounds-1.2.1

# make install

Berlanjut ke KONFIGURASI ASTERISK….

Categories: Linux Tags: ,

Konfigurasi Modem USB Nokia CDMA 3105 di Ubuntu 9.10

December 9, 2009 dikmansn Leave a comment

Peralatan yang dibutuhkan:

- Komputer/Laptop yang ber-OS GNU/Linux Ubuntu 9.10 (saya pakai Ubuntu soalnya) (sudah saya coba di Fedora 12 dan CentOS 5.4 berjalan dengan lancar, Alhamdulillah)

- Modem USB Nokia CDMA 3105 + Kabel datanya

- Makanan ringan secukupnya….

- Doa menurut agamanya masing2 (Plug & Play Pray)

1. Buka terminal, ketik dengan yang saya bold tulisannya:

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ sudo wvdialconf /etc/wvdial.conf

Editing `/etc/wvdial.conf’.

Scanning your serial ports for a modem.

Modem Port Scan: S0 S1 S2 S3

WvModem: Cannot get information for serial port.

ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 — OK

ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 Z — OK

ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK

ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK

ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK

ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — ERROR

ttyUSB0: Modem Identifier: ATI — ERROR

ttyUSB0: Speed 4800: AT — OK

ttyUSB0: Speed 9600: AT — OK

ttyUSB0: Speed 19200: AT — OK

ttyUSB0: Speed 38400: AT — OK

ttyUSB0: Speed 57600: AT — OK

ttyUSB0: Speed 115200: AT — OK

ttyUSB0: Speed 230400: AT — OK

ttyUSB0: Speed 460800: AT — ~�

ttyUSB0: Speed 460800: AT — [06]�

ttyUSB0: Speed 460800: AT — ~�

ttyUSB0: Max speed is 230400; that should be safe.

ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK

Found a modem on /dev/ttyUSB0.

Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.

ttyUSB0: Speed 230400; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2″

meskipun ada ERROR lanjut saja… ga masalah… hehehe…

2. Konfigurasi /etc/wvdial.conf (terserah anda bisa pakai editor apapun di GNU/Linux, disini saya pakai gedit. wkwkwkwkw

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ sudo gedit /etc/wvdial.conf

[sudo] password for dikmansn165:

[Dialer Defaults]

Init1 = ATZ

Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2

Init3 = AT+crm=1

Init4 = AT+cso=33

Modem Type = Analog Modem

ISDN = 0

New PPPD = yes

Phone = #777

Modem = /dev/ttyUSB0

Username = isikan menurut kartu yang anda pakai

Password = isikan menurut kartu yang anda pakai

Baud = 230400

Kemudaian simpan konfigurasi tersebut

3. Mari kita jalankan….

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ sudo wvdial &

[1] 3763

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ –> WvDial: Internet dialer version 1.60

–> Cannot get information for serial port.

–> Initializing modem.

–> Sending: ATZ

OK

–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2

ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2

OK

–> Sending: AT+crm=1

AT+crm=1

OK

–> Sending: AT+cso=33

AT+cso=33

OK

–> Modem initialized.

–> Sending: ATDT#777

–> Waiting for carrier.

ATDT#777

CONNECT

–> Carrier detected. Waiting for prompt.

~[7f]}#@!}!}!} }5}”}&} }*} } }#}%B#}%}%}&jX1}9EJ~

–> PPP negotiation detected.

–> Starting pppd at Wed Dec 9 16:17:06 2009

–> Pid of pppd: 3800

–> Using interface ppp0

–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]

–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]

–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]

–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]

–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]

–> local IP address *********

–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]

–> remote IP address *********

–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]

–> primary DNS address *********

–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]

–> secondary DNS address *********

–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]

4. Cek sudah dapat IP Address apa belum??, Ada baiknya buka terminal baru lagi lalu ketik dengan perintah ifconfig:

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ sudo ifconfig

[sudo] password for dikmansn165:

ppp0 Link encap:Point-to-Point Protocol

inet addr:******** P-t-P:******** Mask:255.255.255.255

UP POINTOPOINT RUNNING NOARP MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:9 errors:1 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:4 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:3

RX bytes:420 (420.0 B) TX bytes:87 (87.0 B)

5. Periksa tabel route:

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ route -n

Kernel IP routing table

Destination Gateway Genmask Flags Metric Ref Use Iface

********* 0.0.0.0 255.255.255.255 UH 0 0 0 ppp0

0.0.0.0 0.0.0.0 0.0.0.0 U 0 0 0 ppp0

6. Tambahkan gw dari nilai yang didapat dari P-t-P:********* ketika menjalankan perintah ifconfig:

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ sudo route add default gw *********

7. Cek tabel route:

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ route -n

Kernel IP routing table

Destination Gateway Genmask Flags Metric Ref Use Iface

******** 0.0.0.0 255.255.255.255 UH 0 0 0 ppp0

0.0.0.0 ******** 0.0.0.0 UG 0 0 0 ppp0

0.0.0.0 0.0.0.0 0.0.0.0 U 0 0 0 ppp0

8. Tambahkan DNS Address, ini didapat ketika menjalankan perintah wvdial &. Ubuntu saya sudah mengenalinya, jadi bisa dilewatkan, tapi ketika coba di Fedora 12 maupun CentOS 5.4 tidak ada… ya terpaksa ketik:

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ echo “nameserver *******” > /etc/resolv.conf

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ echo “nameserver *******” >> /etc/resolv.conf

Cek:

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ cat /etc/resolv.conf

nameserver ***********

nameserver ***********

9. Test koneksi Internet dengan selingan doa:

dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ nslookup www.google.com

Server: 192.168.255.3

Address: 192.168.255.3#53

Non-authoritative answer:

www.google.com canonical name = www.l.google.com.

Name: www.l.google.com

Address: 216.239.61.104

10. Selamat Berinternet-ria…. Semoga Bermanfaat…

NB: ************ = adalah alamat IP yang diberikan dari layanan kartu CDMA yang anda gunakan..

Categories: Linux Tags: ,