Kejadian konyol dengan Fedora 12…
Kejadian ini berawal setelah upgrade Fedora 11 ke 12, yah biasalah harus upgrade kalo ada yang baru2 biar ga kuper… kebetulan saya suka distro Fedora ini setelah baca bukunya kitab sucinya Oom S’to yang judulnya “ZERO TO HERO FEDORA 8″
Setelah proses upgrade berhasil kejadian selanjutnya adalah koneksikan ke internet. GNU/Linux tanpa Internet seperti Garam tanpa Sayur!!! kebalik ya? memang…. biar lucu
Koneksi internet dibutuhkan untuk update & upgrade sysrem. Setelah konfigurasi modem CDMA dan teman2nya berhasil kejadian konyol bermula dari setelah pakai Firefox sebagai web browser, mulai deh ketik google.com (kok ngetes ke GOOGLE ya?) dan…. Web browsernya tidak mau koneksi ke situs yang sudah diketikkan… mulai curiga… mungkin tekan ENTER-nya kurang keras… Ok dicoba dengan menekan tombol ENTER di Komputer dengan KERAS… dan…. SAMA SAJA… ini bisa terlihat di gambar dibawah ini
:
Wah ada apa ini? sempat banding2in sama Ubuntu 9.10 dan CentOS 5.4 yang lancar jaya 4 sehat 5 sempurna web browsernya langsung konek… masa’ kalah sama CentOS 5.4??? akhirnya semua firewall dan security dimatiin semua (SELINUX, IPTABLES) dan hasil tetap sama…. O.. o.. o..
Saya menyerah dan saya campakkan selama 3 hari si Fedora 12…
Bermula dari rasa penasaran, akhirnya saya coba lagi tadi pagi2 buta.. dan saya baca di web rowser pesan kenapa kok ga bisa konek? Ternyata… harus uncheck “Work Offline” in the File menu, then try again. Ya Allah… inilah kebiasaan sepele kalo ga pernah baca manual maupun readme! (kebiasaan jadi sysadmin sih… ngeceknya selalu di /var/log/… <—- ngeles MODE : ON)
SUNGGUH TER… LA… LU…
*) Gambar diambil setelah restart Fedora 12, dan ternyata setiap mulai koneksi melalui web browser harus uncheck work offline secara manual lagi….
Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Administrasi Asterisk
Administrasi server Asterisk dilakukan dengan memasuki mode console dari komputer server bersistem operasi Linux, yaitu Asterisk CLI (Command Line Interfaces). Di Asterisk CLI dapat memonitor seluruh aktifitas jaringan VoIP.
- Menjalankan Asterisk CLI.
# asterisk
# asterisk –rvvvvvvT
[Jun 5 12:24:39] Asterisk 1.4.19.1, Copyright (C) 1999 – 2008 Digium, Inc. and others.
[Jun 5 12:24:39] Created by Mark Spencer <markster@digium.com>
[Jun 5 12:24:39] Asterisk comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY; type ‘core show warranty’ for details.
[Jun 5 12:24:39] This is free software, with components licensed under the GNU General Public
[Jun 5 12:24:39] License version 2 and other licenses; you are welcome to redistribute it under
[Jun 5 12:24:39] certain conditions. Type ‘core show license’ for details.
[Jun 5 12:24:39] ==================================================================
[Jun 5 12:24:39] == Parsing ‘/etc/asterisk/asterisk.conf’: [Jun 5 12:24:39] Found
[Jun 5 12:24:39] == Parsing ‘/etc/asterisk/extconfig.conf’: [Jun 5 12:24:39] Found
[Jun 5 12:24:39] Connected to Asterisk 1.4.19.1 currently running on dikmansn-laptop (pid = 6270)
Verbosity was 0 and is now 6
dikmansn-laptop*CLI>
- Monitor client yang terhubung ke server Asterisk
– Registered SIP ‘2003′ at 192.168.17.20 port 5060 expires 60
– Saved useragent “Voip Phone 1.0″ for peer 2003
– Registered SIP ‘2002′ at 192.168.17.18 port 5060 expires 1800
– Saved useragent “X-Lite release 1105d” for peer 2002
- Monitor client yang tidak terhubung ke Asterisk
– Unregistered SIP ‘2002′
– Unregistered SIP ‘2004′
- Monitor client yang terdaftar di server Asterisk CLI.
dikmansn-laptop*CLI> sip show users
Username Secret Accountcode Def.Context ACL NAT
2004 2004 default No RFC3581
2003 2003 default No RFC3581
2002 2002 default No RFC3581
2001 2001 default No RFC3581
- Monitor client yang terhubung dan tidak di server Asterisk CLI.
dikmansn-laptop*CLI> sip show peers
Name/username Host Dyn Nat ACL Port Status
2005/2005 (Unspecified) D 0 Unmonitored
2004/2004 192.168.17.19 D 5060 Unmonitored
2003/2003 192.168.17.20 D 5060 Unmonitored
2002/2002 192.168.17.18 D 5060 Unmonitored
2001/2001 (Unspecified) D 0 Unmonitored
5 sip peers [Monitored: 0 online, 0 offline Unmonitored: 3 online, 2 offline]
- Monitor panggilan tak terjawab
– Executing [2002@default:1] Dial(“SIP/2003-081e3d30″, “SIP/2002|30|Ttm”) in new stack
– Called 2002I>
– Started music on hold, class ‘default’, on channel ‘SIP/2003-081e3d30′
– SIP/2002-081e92a8 is ringing
– Nobody picked up in 30000 ms
– Stopped music on hold on SIP/2003-081e3d30
– Executing [2002@default:2] VoiceMail(“SIP/2003-081e3d30″, “2002@default”) in new stack
– <SIP/2003-081e3d30> Playing ‘vm-intro’ (language ‘en’)
– <SIP/2003-081e3d30> Playing ‘beep’ (language ‘en’)
– Recording the message
– x=0, open writing:
/var/spool/asterisk/voicemail/default/2002/tmp/5h911r
format: wav49, 0×81eff10
– x=1, open writing:
/var/spool/asterisk/voicemail/default/2002/tmp/5h911r
format: gsm, 0×81f0228
– x=2, open writing:
/var/spool/asterisk/voicemail/default/2002/tmp/5h911r
format: wav, 0×81e9460
– User hung up>
== Spawn extension (default, 2002, 2) exited non-zero on
‘SIP/2003-081e3d30′
Keterangan dari script monitor panggilan tak terjawab:
Pada tampilan script panggilan tak terjawab Asterisk CLI, didapat bahwa user dengan extension 2003 akan menghubungi user dengan extension 2002. Selama menunggu user 2003 menjawab panggilan akan mendengarkan nada tunggu berupa musik. User 2002 ringing, tetapi selama 30 detik tidak menjawab panggilan user 2003, maka pada user 2003 akan masuk kedalam voicemail user 2002 dengan terlebih dahulu matinya musik dan panduan untuk meninggalkan pesan setelah terdengar bunyi “beep”. User 2003 dapat meninggalkan pesan yang akan tersimpan pada mailbox 2002 ataupun tidak meninggalkan pesan dengan menutup atau memutus hubungan.
- Monitor panggilan terjawab
– Executing [2002@default:1] Dial(“SIP/2003-081e3d30″, “SIP/2002|30|Ttm”) in new stack
– Called 2002I>
– Started music on hold, class ‘default’, on channel ‘SIP/2003-081e3d30′
– SIP/2002-081e9630 is ringing
– SIP/2002-081e9630 answered SIP/2003-081e3d30
– Stopped music on hold on SIP/2003-081e3d30
== Spawn extension (default, 2002, 1) exited non-zero on ‘SIP/2003-081e3d30′
Keterangan dari script monitor panggilan terjawab:
Pada tampilan script panggilan Asterisk CLI, didapat bahwa user dengan extension 2003 akan menghubungi user dengan extension 2002. Selama menunggu user 2003 menjawab panggilan akan mendengarkan nada tunggu berupa musik. User 2002 ringing dan menjawab panggilan user 2003, maka pada user 2003 mematikan nada sambung, dan langsung dapat berkomunikasi dengan user 2002. Untuk memutus hubungan , dapat dilakukan oleh salah satu user.
Selesai sudah…. Selamat menikmati mencoba, semoga bermanfaat….
Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Konfigurasi IP Phone
Pada Konfigurasi IP Phone, disini saya menggunakan produk Netphonic NP-18. Langkah – langkah implementasi VoIP Client dengan IP Phone NP-18 adalah sebagai berikut:
- Hubungkan port WAN NP-18 dengan switch, dan hubungkan port LAN dengan komputer.
- Konfigurasi alamat IP network komputer dengan kelas yang sama dengan default alamat IP NP-18 (192.168.10.1), semisal konfigurasi alamat IP komputer adalah 192.168.10.2
# ifconfig eth0 192.168.10.2
- Buka web browser Firefox dan ketik http://192.168.10.1, maka akan tampil web browser konfigurasi IP Phone NP-18. Masukkan username = admin, password = admin. Kemudian lakukan konfigurasi menggunakan network lokal pada bagian Network → WAN Config, konfigurasi IP WAN NP-18 dengan kelas yang sama dengan IP server Asterisk, yaitu 192.168.17.20
- Langkah selanjutnya adalah konfigurasi SIP untuk NP-18 dengan memilih menu bagian VOIP → SIP Config. Kemudian masukkan parameter Data Account dari server VoIP
- Register Server Addr : 192.168.17.17
- Register Server Port : 5060
- Register Username : 2003
- Register Password : 2003
- Phone number : 2003
- Gunakan codec G.729
- Langkah terakhir adalah simpan semua konfigurasi, kemudian pilih menu reboot.
Berlanjut ke ADMINISTRASI ASTERISK…
Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Konfigurasi Softphone
Instalasi dan konfigurasi softphone X-Lite 3.0 for LINUX pada komputer client adalah sebagai berikut:
- Untuk menginstal softphone X-Lite dibutuhkan libstdc++5
# apt-get install libstdc++5
Kemudian download source software X-Lite di alamat http://voiprakyat.or.id/download. Pilih softphone X-Lite 3.0 yang untuk Linux.
- Ekstrak dan jalankan executable file X-Lite
~$ tar zxvf X-Lite_Install.tar.gz
~$ cd xten-xlite
~$ chmod +x xtensoftphone
~$ ./xtensoftphone
Maka softphone X-Lite akan tampak pada layar komputer, untuk mengaktifkan X-Lite tinggal click dua kali mouse pada icon xtensoftphone. Pada softphone X-Lite digunakan codec G.711 dengan bit rate 64 kbps.
-Konfigurasi X-Lite-
Pada X-Lite tekan: Menu → System Settings → SIP Proxy, kemudain masukkan parameter yang telah dibuat pada sip.conf komputer server VoIP.
- Enable : Yes
- Display Name : nomor telepon SIP (Caller ID)
- Username : nomor telepon SIP
- Authorization User : nomor telepon SIP
- Password : Password SIP Account
- Domain/Realm : IP Server VoIP
- SIP Proxy : IP Server VoIP
- Out Bound Proxy : IP Server VoIP
Contoh:
- Enable : Yes
- Display Name : 2002
- Username : 2002
- Authorization User : 2002
- Password : 2002
- Domain/Realm : 192.168.17.17
- SIP Proxy : 192.168.17.17:5060
- Out Bound Proxy : 192.168.17.17
Berlanjut ke KONFIGURASI IP PHONE…
Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Konfigurasi MusicOnHold
Konfigurasi Music on Hold adalah fasilitas dari Asterisk untuk mendengarkan musik, baik digunakan untuk nada ringback ataupun untuk broadcast musik. File musiconhold.conf terletak pada folder /etc/asterisk dengan menggunakan editor mc (midnight commander) di Linux, edit dan konfigurasi sebagai berikut:
# mcedit /etc/asterisk/musiconhold.conf
Tambahkan entry sebagai berikut
;
; Music on Hold – Configuration
;
; valid mode options:
; files — read files from a directory in any Asterisk
supported media format
; quitmp3 –- default
; mp3 — loud
; mp3nb — unbuffered
; quietmp3nb — quiet unbuffered
; custom — run a custom application
[default]
mode=custom
directory=/home/dikmansn/Music ; Folder tempat menyimpan musik
random=yes
Berlanjut ke KONFIGURASI SOFTPHONE…
Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Konfigurasi Voicemail
Voicemail adalah salah satu fitur Asterisk untuk meninggalkan pesan ketika tidak ada yang menerima telepon yang masuk. Konfigurasi voicemail di Asterisk terdapat di file voicemail.conf yang berada pada folder /etc/asterisk. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
- Edit voicemail.conf dengan menggunakan editor mc (midnight commander) di Linux:
# mcedit /etc/asterisk/voicemail.conf
- Konfigurasikan sebagai berikut:
;
; Voicemail Configuration
;
[general]
format=wav49|gsm|wav
servermail=asterisk
attach=yes
maxmessage=180
minmessage=3
maxgreet=60
skipms=3000
maxsilence=10
silencethreshold=128
maxlogins=3
[default]
2001 => 1234,user2001,root@default
2002 => 1234,user2002,root@default
2003 => 1234,user2003,root@default
2004 => 1234,user2004,root@default
Pola dari mailbox voicemail adalah:
mailbox_number => password,name,e-mail
Keterangan:
- mailbox number adalah nomor mailbox yang akan digunakan, dalam perencanaan ini digunakan nomor mailbox yang sama dengan phone number
- password adalah kunci masuk ke mailbox
- name adalah nama mailbox untuk user 2001
- e-mail adalah alamat e-mail dari user
Cara menghubungi mailbox voicemail Asterisk adalah menekan extensions 8500 atau 904. Selanjutnya ada panduan untuk memasukkan nomor mailbox dan password berupa suara operator Asterisk. Berbagai menu tombol pada saat mengakses mailbox menggunakan voicemail adalah sebagai berikut:
0 Mailbox options
1 Rekam unavailable message
2 Rekam busy message
3 Rekam nama
4 Ubah password
* Kembali ke menu utama
1 Mendengarkan pesan-pesan lama
2 Ubah Folders
3 Advanced options
1 Send reply
2 Call back
3 Envelope
4 Outgoing call
5 Leave message
* Kembali ke menu utama
4 Pesan sebelumnya
5 Mengulangi pesan
6 Pesan selanjutnya
7 Menghapus pesan
8 Forward pesan ke mailbox yang lain
9 Save pesan di sebuah folder
* Help, saat menjalankan pesan
# Exit, saat menjalankan pesan
Berlanjut ke KONFIGURASI MUSIC ON HOLD…
Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4 : Konfigurasi Asterisk
File-file untuk konfigurasi Asterisk terdapat pada folder /etc/asterisk. Konfigurasi minimal Asterisk adalah sebagai berikut:
- Data Account, Extension : merupakan data account yang akan digunakan extension agar terhubung dengan Asterisk. Extension disini adalah nama ataupun nomor yang merepresentasikan dari user (client) dari IP PBX Asterisk. File dengan menggunakan account SIP terdapat pada: /etc/asterisk/sip.conf
- Dial Plan adalah pengaturan dial yang akan digunakan oleh extension untuk menghubungi sesama extension dan sebaliknya. File data dial plan terdapat pada: /etc/asterisk/extensions.conf
-KONFIGURASI DATA ACCOUNT-
File konfigurasi dari data account Asterisk adalah sip.conf terdapat pada folder /etc/asterisk dengan menggunakan editor mc (midnight commander) di Linux: dengan perintah:
# mcedit /etc/asterisk/sip.conf
Format alamat SIP:
sip:username@host
Contoh:
sip:2001@192.168.17.17
sip:2002@10.8.0.1
Tambahkan data account SIP untuk masing-masing client:
;
; SIP Configuration – Aterisk
;
[general]
context=default
bindport=5060
bindaddr=0.0.0.0
disallow=all
allow=ilbc
allow=gsm
allow=g729
[2001]
context=default
type=friend
username=2001
secret=2001
host=dynamic
dtmfmode=rfc2833
rfc2833compensate=yes
mailbox=2001@default
[2002]
context=default
type=friend
username=2002
secret=2002
host=dynamic
dtmfmode=rfc2833
rfc2833compensate=yes
mailbox=2002@default
[2003]
context=default
type=friend
username=2003
secret=2003
host=dynamic
dtmfmode=rfc2833
rfc2833compensate=yes
mailbox=2003@default
[2004]
context=default
type=friend
username=2004
secret=2004
host=dynamic
dtmfmode=rfc2833
rfc2833compensate=yes
mailbox=2004@default
Keterangan :
- Context, default context untuk panggilan ke server yang diatur di file extensions.conf.
- Type, adalah tipe yang akan digunakan.
- Username, nama user.
- Secret, untuk setting password jika Asterisk berfungsi sebagai SIP server maka client harus login menggunakan password.
- Host, alamat client IP atau hostname.
- Dtmfmode, untuk setting signal DTMF
- rfc2833compensate, setting default yes, untuk Asterisk versi 1.4
- mailbox, fasilitas untuk menggunakan voicemail.
-KONFIGURASI DIAL PLAN-
Edit konfigurasi dial plan asterisk berada pada file extensions.conf yang berada pada folder /etc/asterisk/ dengan menggunakan editor mc (midnight commander) di Linux:
# mcedit /etc/asterisk/extensions.conf
Tambahkan dial plan sebagai berikut:
;
; extensions.conf – the Asterisk dial plan
;
[default]
Include => demo
exten => 2001,hint,SIP/2001
exten => 2002,hint,SIP/2002
exten => 2003,hint,SIP/2003
exten => 2004,hint,SIP/2004
;client1 IP Phone
exten => 2001,1,Dial(SIP/2002,30,Ttm)
exten => 2001,2,Voicemail(2002@default)
exten => 2001,3,PlayBack(invalid)
exten => 2001,4,Hangup()
;client2 X-Lite
exten => 2002,1,Dial(SIP/2002,30,Ttm)
exten => 2002,2,Voicemail(2002@default)
exten => 2002,3,PlayBack(invalid)
exten => 2002,4,Hangup()
;client3 IP-Phone NP-18
exten => 2003,1,Dial(SIP/2003,30,Ttm)
exten => 2003,2,Voicemail(2003@default)
exten => 2003,3,PlayBack(invalid)
exten => 2003,4,Hangup()
;client4 X-Lite
exten => 2004,1,Dial(SIP/2002,30,Ttm)
exten => 2004,2,Voicemail(2002@default)
exten => 2004,3,PlayBack(invalid)
exten => 2004,4,Hangup()
Keterangan:
Konfigurasi dial plan untuk client (2001-2004) adalah jika ada yang menelpon client dengan extension 200X, langkah pertama adalah memanggil (dial) extension tersebut menggunakan teknologi SIP, lalu tunggu selama 30 detik. Jika selama 30 detik tidak ada jawaban, maka ke langkah selanjutnya yaitu masuk ke menu voicemail dan Asterisk akan masuk ke menu sound playback untuk memutar suara operator pemandu voicemail, kemudian yang terakhir adalah memutus sambungan (Hang Up).
Untuk menambah fitur untuk server VoIP, dapat ditambahkan konfigurasi sebagai berikut:
;demo call
exten => 900,1,Goto(demo,s,1)
;Server Time
exten => 901,1,Ringing
exten => 901,2,Wait,2
exten => 901,3,SayUnixTime(ABdYIMp)
exten => 901,4,Hangup
;Test
exten => 902,1,Ringing
exten => 902,2,Wait,2
exten => 902,3,Playback(tt-monkeysintro)
exten => 902,4,Playback(tt-somethingwrong)
exten => 902,5,Playback(tt-monkeys)
exten => 902,6,Playback(privacy-thankyou)
exten => 902,7,Hangup
;Music mp3 Broadcast
exten => 903,1,Ringing
exten => 903,2,Wait,2
exten => 903,3,Answer
exten => 903,4,MusicOnHold()
exten => 903,5,Playback(vm-goodbye)
exten => 903,6,Hangup
;Voicemail
exten => 904,1,Ringing
exten => 904,2,Wait,2
exten => 904,3,VoicemailMain,s${CALLERIDNUM}
exten => 904,4,Hangup
;echo test
Exten => 905,1,Ringing
Exten => 905,2,Wait,2
Exten => 905,3,PlayBack(demo-echotest)
Exten => 905,4,Echo
Exten => 905,5,PlayBack(demo-echonode)
Exten => 905,6,Hangup
Keterangan:
- Extension 900: Untuk demo call Asterisk
- Extension 901: Untuk mendengarkan hari, tanggal dan waktu dari server Asterisk
- Extension 902: Untuk mendengarkan suara tambahan dari Asterisk
- Extension 903: Untuk mendengarkan musik
- Extension 904: Untuk mendengarkan voicemail
- Extension 905: Untuk echo test
Berlanjut ke KONFIGURASI VOICEMAIL….
Implementasi Jaringan VoIP dengan Asterisk 1.4
Untuk Implementasi Jaringan VoIP diperlukan beberapa pembagian secara umum yaitu:
- Komputer yang digunakan baik untuk server dan client menggunakan sistem operasi Linux Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon kernel 2.6.22-14-generic yang telah dilengkapi dengan DVD Repository Ubuntu 7.10. Penggunaan DVD Repository Ubuntu 7.10 adalah untuk mendapatkan paket-paket software open source yang dibutuhkan.
- Membangun infrastruktur jaringan komputer LAN dengan memberikan IP address pada masing-masing komputer baik server maupun client dan IP-Phone agar saling terhubung.
- Komputer VoIP server menggunakan softswitch open source IP PBX jenis SIP Proxy Asterisk versi 1.4
- Instalasi dan Konfigurasi VoIP client menggunakan softphone X-Lite 3.0 for Linux dan IP Phone NP-18 produk dari Netphonic System.
INSTALASI ASTERISK
Langkah-langkah instalasi Asterisk adalah sebagai berikut:
- Untuk menginstal server VoIP dengan Asterisk dibutuhkan beberapa paket-paket ekstra pendukung diantaranya: bison, gcc, g++, wget, kernel-package, libncurses5-dev, fakeroot, kernel-source, libtermcap-devel, ncurses-devel dan openssl. Dengan menggunakan DVD Repository Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon, instalasi paket-paket diatas hanya menggunakan perintah:
# apt-get install bison gcc g++ wget kernel-package libncurses5-dev fakeroot kernel-source libtermcap-dev ncurses-dev
- Download software Asterisk dari source code di alamat http://www.asterisk.org/. Pada implementasi jaringan VoIP ini digunakan Asterisk versi 1.4 yang terdiri dari asterisk-1.4.19.1.tar.gz, asterisk-addons-1.4.19.1.tar.gz dan asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz. Sedangkan untuk software libpri-1.4.19 dan zaptel-1.4.19 digunakan untuk hardware tambahan dari produk Zaptel dan Libpri.
- Salin hasil download ke folder /usr/local/src/
# cp asterisk-1.4.19.1.tar.gz /usr/local/src/
# cp asterisk-addons-1.4.6.tar.gz /usr/local/src/
# cp asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz /usr/local/src/
- Buka dan ekstrak file source code pada direktori /usr/local/src
# tar -zxvf asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz
# tar -zxvf asterisk-addons-1.4.6.tar.gz
# tar -zxvf asterisk-1.4.19.1.tar.gz
- Kompilasi dan instalasi Asterisk
# cd /usr/local/src/asterisk-1.4.19.1
# ./configure
# make
# make install
# make samples
- Kompilasi dan instalasi asterisk-addons
# cd /usr/local/src/asterisk-addons-1.4.6
# ./configure
# make
# make install
# make samples
- Instalasi asterisk-sounds
# cd /usr/local/src/asterisk-sounds-1.2.1
# make install
Berlanjut ke KONFIGURASI ASTERISK….
Konfigurasi Modem USB Nokia CDMA 3105 di Ubuntu 9.10
Peralatan yang dibutuhkan:
- Komputer/Laptop yang ber-OS GNU/Linux Ubuntu 9.10 (saya pakai Ubuntu soalnya) (sudah saya coba di Fedora 12 dan CentOS 5.4 berjalan dengan lancar, Alhamdulillah)
- Modem USB Nokia CDMA 3105 + Kabel datanya
- Makanan ringan secukupnya….
- Doa menurut agamanya masing2 (Plug & Play Pray)
1. Buka terminal, ketik dengan yang saya bold tulisannya:
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ sudo wvdialconf /etc/wvdial.conf
Editing `/etc/wvdial.conf’.
Scanning your serial ports for a modem.
Modem Port Scan: S0 S1 S2 S3
WvModem: Cannot get information for serial port.
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 — OK
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 Z — OK
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — ERROR
ttyUSB0: Modem Identifier: ATI — ERROR
ttyUSB0: Speed 4800: AT — OK
ttyUSB0: Speed 9600: AT — OK
ttyUSB0: Speed 19200: AT — OK
ttyUSB0: Speed 38400: AT — OK
ttyUSB0: Speed 57600: AT — OK
ttyUSB0: Speed 115200: AT — OK
ttyUSB0: Speed 230400: AT — OK
ttyUSB0: Speed 460800: AT — ~�
ttyUSB0: Speed 460800: AT — [06]�
ttyUSB0: Speed 460800: AT — ~�
ttyUSB0: Max speed is 230400; that should be safe.
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
Found a modem on /dev/ttyUSB0.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
ttyUSB0: Speed 230400; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2″
meskipun ada ERROR lanjut saja… ga masalah… hehehe…
2. Konfigurasi /etc/wvdial.conf (terserah anda bisa pakai editor apapun di GNU/Linux, disini saya pakai gedit. wkwkwkwkw
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ sudo gedit /etc/wvdial.conf
[sudo] password for dikmansn165:
[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
Init3 = AT+crm=1
Init4 = AT+cso=33
Modem Type = Analog Modem
ISDN = 0
New PPPD = yes
Phone = #777
Modem = /dev/ttyUSB0
Username = isikan menurut kartu yang anda pakai
Password = isikan menurut kartu yang anda pakai
Baud = 230400
Kemudaian simpan konfigurasi tersebut
3. Mari kita jalankan….
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ sudo wvdial &
[1] 3763
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ –> WvDial: Internet dialer version 1.60
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: ATZ
OK
–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
OK
–> Sending: AT+crm=1
AT+crm=1
OK
–> Sending: AT+cso=33
AT+cso=33
OK
–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT#777
–> Waiting for carrier.
ATDT#777
CONNECT
–> Carrier detected. Waiting for prompt.
~[7f]}#@!}!}!} }5}”}&} }*} } }#}%B#}%}%}&jX1}9EJ~
–> PPP negotiation detected.
–> Starting pppd at Wed Dec 9 16:17:06 2009
–> Pid of pppd: 3800
–> Using interface ppp0
–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]
–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]
–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]
–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]
–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]
–> local IP address *********
–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]
–> remote IP address *********
–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]
–> primary DNS address *********
–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]
–> secondary DNS address *********
–> pppd: p�[1e] x�[1e] ��[1e] ��[1e]
4. Cek sudah dapat IP Address apa belum??, Ada baiknya buka terminal baru lagi lalu ketik dengan perintah ifconfig:
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ sudo ifconfig
[sudo] password for dikmansn165:
ppp0 Link encap:Point-to-Point Protocol
inet addr:******** P-t-P:******** Mask:255.255.255.255
UP POINTOPOINT RUNNING NOARP MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:9 errors:1 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:4 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:3
RX bytes:420 (420.0 B) TX bytes:87 (87.0 B)
5. Periksa tabel route:
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ route -n
Kernel IP routing table
Destination Gateway Genmask Flags Metric Ref Use Iface
********* 0.0.0.0 255.255.255.255 UH 0 0 0 ppp0
0.0.0.0 0.0.0.0 0.0.0.0 U 0 0 0 ppp0
6. Tambahkan gw dari nilai yang didapat dari P-t-P:********* ketika menjalankan perintah ifconfig:
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ sudo route add default gw *********
7. Cek tabel route:
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ route -n
Kernel IP routing table
Destination Gateway Genmask Flags Metric Ref Use Iface
******** 0.0.0.0 255.255.255.255 UH 0 0 0 ppp0
0.0.0.0 ******** 0.0.0.0 UG 0 0 0 ppp0
0.0.0.0 0.0.0.0 0.0.0.0 U 0 0 0 ppp0
8. Tambahkan DNS Address, ini didapat ketika menjalankan perintah wvdial &. Ubuntu saya sudah mengenalinya, jadi bisa dilewatkan, tapi ketika coba di Fedora 12 maupun CentOS 5.4 tidak ada… ya terpaksa ketik:
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ echo “nameserver *******” > /etc/resolv.conf
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ echo “nameserver *******” >> /etc/resolv.conf
Cek:
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ cat /etc/resolv.conf
nameserver ***********
nameserver ***********
9. Test koneksi Internet dengan selingan doa:
dikmansn165@dikmansn165-laptop:~$ nslookup www.google.com
Server: 192.168.255.3
Address: 192.168.255.3#53
Non-authoritative answer:
www.google.com canonical name = www.l.google.com.
Name: www.l.google.com
Address: 216.239.61.104
10. Selamat Berinternet-ria…. Semoga Bermanfaat…
NB: ************ = adalah alamat IP yang diberikan dari layanan kartu CDMA yang anda gunakan..























Recent Comments